Sabtu, 05 November 2016

Kegiatan Uji Coba Pelatihan Peran Kawasan Konservasi Perairan Pesisir Dan Pulau-Pulau Kecil Bagi Perikanan Berkelanjutan di Manggar Belitung Timur


Pusat Pelatihan (Puslat) dan BPSDM Pemberdayaan Masyarakat Kelautan dan Perikanan (BPSDMKP) bekerjasama dengan Coral Triangle Center (CTC) pada tahun angggaran 2016 melaksanakan kegiatan uji coba pelatihan peran kawasan konservasi perairan pesisir dan pulau-pulau kecil bagi perikanan berkelanjutan. Uji Coba Pelatihan ini dalam rangka pembuatan Modul (Kurikulum) sebagai acuan bagi penyuluh perikanan dalam kegiatan pelatihan mengenai pelatihan peran kawasan konservasi perairan pesisir dan pulau-pulau kecil bagi perikanan berkelanjutan. Uji Coba ini dilaksanakan di Manggar, Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Sedangkan untuk fieldtripnya (ke lapang) dilaksanakan di gugusan pulau-pulau momparang, manggar, belitung timur juga.

Tujuan dari kegiatan ini adalah:
-    Peserta mendapat pengetahuan dasar tentang kawasan konservasi di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil
-   Peserta mendapat pengetahuan tentang peran dan manfaat kawasan konservasi bagi lingkungan dan masyarakat, terutama bagi perikanan berkelanjutan dan pariwisata
-   Peserta dapat berperan aktif dalam mensosialisasikan pengetahuan dasar tentang kawasan konservasi perairan melalui materi penyuluhan. 
-   Penyusun modul mendapat masukan untuk perbaikan (finalisasi) kurikulum dan pelatihan.


Sasaran atau peseta kegiatan uji coba pelatihan peran kawasan konservasi perairan pesisir dan pulau-pulau kecil bagi perikanan berkelanjutan adalah sebanyak 20 orang penyuluh perikanan PNS dari Kabupaten Belitung, Kabupaten Belitung Timur, Kabupaten Bangka Selatan, Kabupaten Bangka Barat, Kabupaten Bangka Tengah, Bakorluh Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kabupaten Bintan Provinsi Kepulauan Riau, Widyaiswara BPP Belawan Medan serta Penyuluh Perikanan Pusat.


Keluaran dari kegiatan ini adalah:
1. Terlaksananya kegiatan uji coba pelatihan peran kawasan konservasi perairan pesisir dan pulau-pulau kecil bagi perikanan berkelanjutan.
2. Dihasilkannya Modul (kurikulum) tentang pelatihan peran kawasan konservasi perairan pesisir dan pulau-pulau kecil bagi perikanan berkelanjutan.



Materi Kegiatan uji coba pelatihan peran kawasan konservasi perairan pesisir dan pulau-pulau kecil bagi perikanan berkelanjutan di Manggar, Belitung Timur tahun 2016 adalah:
-       Proses dan Interaksi Penting pada Ekosistem Pesisir dan Laut
-   Prinsip-prinsip Dasar Pengelolaan Kawasan Konservasi di wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil.
-    Kunjungan Lapangan ke Kawasan Konservasi Perairan Gugusan Pulau-pulau Momparang dan Laut Sekitarnya.
-       Prinsip-prinsip Kegiatan Pemanfaatan Kawasan Konservasi
-       Peran Masyarakat Dalam Pengawasan Pemanfaatan Sumberdaya Ikan
-       Mengukur Keberhasilan Penyadartahuan Bidang Kawasan Konservasi
Narasumber kegiatan uji coba pelatihan peran kawasan konservasi perairan pesisir dan pulau-pulau kecil bagi perikanan berkelanjutan adalah:
-   Kepala Pusat Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Kelautan dan Perikanan, dalam hal ini diwakili Bapak Muhamad Saefudin. Juga ada Ibu Lusia dan Ibu Titi.
-       Tim Coral Triangle Center (CTC):
-     Bapak Andreas
-     Ibu Hesti
-     Ibu Silvia
-     Bapak Adityo




Jumat, 30 September 2016

Temu Penyuluh Perikanan PNS, PPB dan Swadaya se-Babel


Pada Hari Selasa - Kamis, 27 - 29 September 2016 diadakan Temu Penyuluh Perikanan PNS, PPB dan Swadaya se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bertempat di Bandiklat provinsi kepulauan Bangka Belitung, kompleks perkantoran povinsi kepulauan Bangka Belitung di daerah Air Itam.


img_20160927_201744

Tujuan diadakannya temu penyuluh kali ini adalah meningkatkan kapasitas dan kompetensi penyuluh Perikanan sehingga dapat berbagi ilmu dalam memberikan penyuluhan kepada kelompok pelaku utama dan pelaku usaha bidang perikanan.


Capaian ataupun keluaran (output) yang diharapkan dari kegiatan ini adalah:
  • Meningkatnya wawasan penyuluh perikanan dalam memajukan pembangunan perikanan terutama untuk petani pembudidaya ikan air tawar di provinsi kepulauan Bangka Belitung
  • Terwujudnya penyuluh perikanan yang handal sehingga dapat memberikan bimbingan kepada petani ikan/ pembudidaya perikanan untuk meningkatkan pengetahhuan dan keterampilannya

Kegiatan yang berlangsung selama temu penyuluhan adalah:
  •  Hari pertama: check in/ registrasi, pembukaan, materi “cara pembuatan pakan ikan” oleh Bpk. Ichsan Afrizal, S.Pi. Malam hari kegiatan forum diskusi penyuluh se-Bangka Belitung tentang pembentukan pengurus IPKANI DPD Prov. Kepulauan Bangka Belitung. 
  • Hari kedua: menuju lokasi Kelompok Perikanan Karya Mandiri (praktek cara pemijahan ikan, praktek cara pembuatan pakan ikan, cara pembesaran ikan lele). Kemudian dilanjutkan menuju pantai batu belubang (sharing & diskusi santai plus games seru antar penyuluh perikanan). Malam hari dilanjutkan materi Dinamika kelompok dari WI Bandiklat prov. kep. Bangka Belitung.
  • Hari ketiga: materi dai BPSDMKP KKP tentang Kebijakan Kinerja Penyuluhan setelah UU No.23 th.2014 dan tentang NSPK (Norma Standart Prosedur Kinerja Penyuluh). dilanjutkan penutupan.
Fotonews selama kegiatan temu penyuluh:










Senin, 22 Agustus 2016

Penyuluh BKP3 Kab. Babar Berpartisipasi Di Pawai Karnaval Dalam Memperingati HUT NKRI Ke-71 Tahun


Sebagai wujud rasa syukur atas karuniaNYA yang telah memberikan kemerdekaan pada NKRI maka di HUT NKRI yang ke-71th para penyuluh yang ada di Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan (BKP3) Kabupaten Bangka Barat mengikuti pawai karnaval.


Pawai ini dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT NKRI ke-71thn. Semangat perjuangan para pahlawan, etos kerja, loyalitas, kejujuran dan kedisiplinan semoga tetap membara dan berkobar disegenap generasi penerus bangsa dan seluruh lapisan mayarakat Indonesia.


Peserta pawai terdiri dari berbagai elemen yang ada masyarakat, seperti komunitas pendidikan dari anak SD, SMP, SMA/SMK, Instansi Pemerintahan yang ada di Kabupaten Bangka Barat maupun masyarakat umum.


Dalam hal ini BKP3 menurunkan sebagian besar dari penyuluhnya, baik penyuluh pertanian, penyuluh perikanan dan penyuluh kehutanan. Hal ini dengan maksud dan tujuan agar keberadaan para penyuluh diketahui masyarakat di wilayah Kabupaten Bangka Barat yang ikut berperan dalam memajukan bidang pertanian, perikanan dan kehutanan di wilayah binaannya masing-masing.
Dirgayahu Indonesiaku...jayalah Indonesia Raya...





Jumat, 05 Agustus 2016

Rembug Tani di masing-masing Desa di Kecamatan Parittiga


Tujuan dari rembug tani ini adalah tertampungnya keluhan, aspirasi dan usulan dari pelaku utama/ pelaku usaha di bidan pertanian, perikanan dan kehutanan yang ada di masing-masing desa di Kecamatan Parittiga.

Pelaksanaan rembug tani diadakan mulai hari Senin, 1 Agustus sampai dengan Jum'at 5 Agustus 2016 dimana dalam satu hari diadakan di dua desa. Senin, 1 Agustus 2016 di desa Bakit dan Desa Semulut. Selasa, 2 Agustus 2016 di desa Airgantang dan desa Kelabat. Rabu, 3 Agustus 2016 di desa Puput dan desa Sekarbiru. Kamis, 4 Agustus 2016 di desa Teluklimau dan desa Cupat dan terakhir hari Jum'at, 5 Agustus 2016 di desa Kapit dan desa Telak.

  Penyampaian materi tentang rencana kerja masing masing dinas tekait di bidang perikanan, pertanian dan kehutanan, seperti: bantuan benih ikan lele dan kerapu, bibit sapi, bantuan mesin kapal, alat bantu tangkap ikan, pelatihan bagi pembudidaya ikan, proram bioflok, KJA, pelatihan lada karet dan sawit untuk petani, bibit sawit dan karet. Materi dari BKP3 dalam hal ini diwakili oleh KJF wilayah kecamatan Jebus dan Kecamatan Parittiga yaitu Bapak Suveriyadi


Sesi tanya jawab antara pelaku utama/ pelaku usaha dengan penyuluh yang wilayah binaannya di desa tersebut, baik di bidang pertanian, perikanan dan kehutanan. Hal ini bertujuan agar dapat diketahui kendala dan permasalahan yang dihadapi pelaku utama/ pelaku usaha baik di bidang pertanian, perikanan dan kehutanan, potensi yang ada di masing-masing desa yang ada serta masukan/ aspirasi dan kebutuhan apa saja yang diperlukan di desa tersebut. selanjutnya disinkronkan dengan rencana kerja dari masing-masing instansi terkait yang ada seperti Dinas Pertanian, Perkebunan, Kehutanan, Peternakan maupun Kelautan dan Perikanan.

Diharapkan dengan adanya kegiatan rembug tani ini masyarakat didesa tersebut dapat mengenal penyuluh pendamping didesanya tersebut, serta jika terdapat suatu permasalahan bisa ditemukan solusi untuk mengatasinya.


Rabu, 03 Agustus 2016

PENYULUH PERIKANAN PNS, PPB DAN SWADAYA DI KABUPATEN BANGKA BARAT MENGIKUTI BIMTEK PAKAN PELLET BERBAHAN BAKU LOKAL

Pada Hari Rabu, 3 Agustus 2016 bertempat di Balai Benih Ikan (BBI) Kelapa Kabupaten Bangka Barat diadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) pembuatan pakan mandiri berbahan baku lokal dengan narasumber Bapak Herry, S.Si, M.Si. dari Pokja Pakan BBPBAT Sukabumi yang diselengggarakan oleh DKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan difasilitasi oleh DKP Kabupaten Bangka Barat.


Adapun peserta yang mengikuti kegiatan bimtek yang mengusung tema “Proses Produksi Pellet Berbahan Baku Lokal” adalah semua penyuluh perikanan PNS, PPB dan swadaya yang ada di wilayah Kabupaten Bangka Barat.


Ketergantungan pembudidaya pada pakan pellet pabrikan yang tinggi serta mengingat harga pakan yang kian hari kian melambung, membuat pakan ikan buatan sendiri merupakan alternatif dan solusi terbaik bai pembudidaya ikan dan hal ini sering menjadi perrtanyaan bagi para pembudidaya ikan yang ada di wilayah kerja para penyuluh perikanan. Sehinga sangat diperlukan sekali pemberian bekal materi mengenai bimtek pembuatan pakan berbahan baku lokal bagi para penyuluh perikanan yang merupakan agen perubahan dan garda pembangunan kelautan dan perikanan.


Pakan ikan yang diproduksi dari bahan baku lokal, biasanya akan menghasilkan kualitas produk yang lebih bagus dibandingkan pakan dengan bahan baku impor. Bahan baku lokal yang dapat digunakan untuk pembuatan pakan ikan antara lain singkong, jagung, tepung ikan, nanas, dedak padi atau gandum, bungkil kedelai, minyak ikan, minyak sawit, cangkang kerang, ikan runcah, mineral serta asam amino. Yang terpenting bahan tersebut mengandung protein, bernutrisi tinggi, mudah diolah dan dihaluskan, tidak mengandung racun, serta mudah diperoleh di daerah tersebut.


Bahan baku lokal seperti singkong, nanas, dedak, ikan runcah, nanas, cangkang kerang sangat mudah didapatkan di daerah Bangka Belitung utamanya di Kabupaten Bangka Barat di desa Sukal Kecamatan Muntok banyak pembudidaya kerang darah yang otomatis menhasilkan cangkang.



Diharapkan dengan diadakannya bimtek tentang pembuatan pakan pellet berbahan baku lokal ini penyuluh perikanan dapat mentransferkan ilmu tersebut kepada pembudidaya-pembudidaya ikan yang ada di wilayah binaannya. Jika pembudidaya dapat membuat pakan mandiri dengan berbahan baku yang ada di sekitarnya dengan tetap memperhatikan formulasi pakannya maka dapat meminimalisir ketergantungan akan pakan impor atau pakan pabrikan yang secara langsung akan mengurangi biaya produksi dalam budidaya ikan serta dapat dikontrol kualitas pakannya yang akhirnya berimbas pada peningkatan hasil produksi.

Selasa, 14 Juni 2016

Sosialisasi BKP3 ke Penyuluh Jebus & Parittiga


Pada hari Selasa, 14 Juni 2016 diadakan Sosialisasi dari instansi yang membidani tentang penyuluhan, yaitu Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksanan Penyuluhan (BKP3) Kabupaten Bangka Barat. Bertempat di Balai Penyuluhan Kecamatan (BPK) Parittiga.
IMG_20160614_121621
Kegiatan yang dihadiri oleh BKP3 dalam hal ini diwakili oleh Koordinator penyuluh tingkat Kabupaten, KJF wilayah kecamatan Parittiga dan kecamatan Jebus, Kepala BPK Jebus dan Koodinator BPK Parittiga serta semua penyuluh perrtanian, perikanan dan kehutanan di wilayah kecamatan Jebus dan kecamatan Parittiga berlangsung dengan lancar.
IMG_20160614_114902
BKP3 Kabupaten Bangka Barat mensosialisasikan tentang kegiatan rembug desa mengenai “progama” oleh tiap-tiap penyuluh di wilayah binaan masing-masing yang akan dilaksanakan secara serentak setelah lebaran Idul Fitri. Rembugg desa tentang programa ini rencananya akan dihadiri oleh perwakilan dari perangkat desa, kelompok/ gapoktan yang ada di desa tersebut dan penyuluh bersangkutan yang wilayah binaannya di desa tersebut.
Diharapkan dari kegiatan ini akan didapatkan aspirasi, masukan, kritik dan saran yang membangun dari semua pihak yang berkepentingan dan akan dituangkan dalam programa pertanian, perikanan ataupun kehutanan demi kemajuan wilayah desa itu sendiri.
Selain kegiatan sosialisasi juga diadakan game kecil, pemberian hadiah kepada penyuluh jika penyuluh tersebut bisa menjawab perranyaan yang diajukan oleh kepala/koorrdinator BPK masing-masing.
IMG_20160614_130503
IMG_20160614_130545 
IMG_20160614_130646
 IMG_20160614_112632
 IMG_20160614_112958 
IMG_20160614_113028
semangad penyuluh...menuju bangka barat hebat 2021