Tampilkan postingan dengan label parittiga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label parittiga. Tampilkan semua postingan

Jumat, 05 Agustus 2016

Rembug Tani di masing-masing Desa di Kecamatan Parittiga


Tujuan dari rembug tani ini adalah tertampungnya keluhan, aspirasi dan usulan dari pelaku utama/ pelaku usaha di bidan pertanian, perikanan dan kehutanan yang ada di masing-masing desa di Kecamatan Parittiga.

Pelaksanaan rembug tani diadakan mulai hari Senin, 1 Agustus sampai dengan Jum'at 5 Agustus 2016 dimana dalam satu hari diadakan di dua desa. Senin, 1 Agustus 2016 di desa Bakit dan Desa Semulut. Selasa, 2 Agustus 2016 di desa Airgantang dan desa Kelabat. Rabu, 3 Agustus 2016 di desa Puput dan desa Sekarbiru. Kamis, 4 Agustus 2016 di desa Teluklimau dan desa Cupat dan terakhir hari Jum'at, 5 Agustus 2016 di desa Kapit dan desa Telak.

  Penyampaian materi tentang rencana kerja masing masing dinas tekait di bidang perikanan, pertanian dan kehutanan, seperti: bantuan benih ikan lele dan kerapu, bibit sapi, bantuan mesin kapal, alat bantu tangkap ikan, pelatihan bagi pembudidaya ikan, proram bioflok, KJA, pelatihan lada karet dan sawit untuk petani, bibit sawit dan karet. Materi dari BKP3 dalam hal ini diwakili oleh KJF wilayah kecamatan Jebus dan Kecamatan Parittiga yaitu Bapak Suveriyadi


Sesi tanya jawab antara pelaku utama/ pelaku usaha dengan penyuluh yang wilayah binaannya di desa tersebut, baik di bidang pertanian, perikanan dan kehutanan. Hal ini bertujuan agar dapat diketahui kendala dan permasalahan yang dihadapi pelaku utama/ pelaku usaha baik di bidang pertanian, perikanan dan kehutanan, potensi yang ada di masing-masing desa yang ada serta masukan/ aspirasi dan kebutuhan apa saja yang diperlukan di desa tersebut. selanjutnya disinkronkan dengan rencana kerja dari masing-masing instansi terkait yang ada seperti Dinas Pertanian, Perkebunan, Kehutanan, Peternakan maupun Kelautan dan Perikanan.

Diharapkan dengan adanya kegiatan rembug tani ini masyarakat didesa tersebut dapat mengenal penyuluh pendamping didesanya tersebut, serta jika terdapat suatu permasalahan bisa ditemukan solusi untuk mengatasinya.


Selasa, 14 Juni 2016

Sosialisasi BKP3 ke Penyuluh Jebus & Parittiga


Pada hari Selasa, 14 Juni 2016 diadakan Sosialisasi dari instansi yang membidani tentang penyuluhan, yaitu Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksanan Penyuluhan (BKP3) Kabupaten Bangka Barat. Bertempat di Balai Penyuluhan Kecamatan (BPK) Parittiga.
IMG_20160614_121621
Kegiatan yang dihadiri oleh BKP3 dalam hal ini diwakili oleh Koordinator penyuluh tingkat Kabupaten, KJF wilayah kecamatan Parittiga dan kecamatan Jebus, Kepala BPK Jebus dan Koodinator BPK Parittiga serta semua penyuluh perrtanian, perikanan dan kehutanan di wilayah kecamatan Jebus dan kecamatan Parittiga berlangsung dengan lancar.
IMG_20160614_114902
BKP3 Kabupaten Bangka Barat mensosialisasikan tentang kegiatan rembug desa mengenai “progama” oleh tiap-tiap penyuluh di wilayah binaan masing-masing yang akan dilaksanakan secara serentak setelah lebaran Idul Fitri. Rembugg desa tentang programa ini rencananya akan dihadiri oleh perwakilan dari perangkat desa, kelompok/ gapoktan yang ada di desa tersebut dan penyuluh bersangkutan yang wilayah binaannya di desa tersebut.
Diharapkan dari kegiatan ini akan didapatkan aspirasi, masukan, kritik dan saran yang membangun dari semua pihak yang berkepentingan dan akan dituangkan dalam programa pertanian, perikanan ataupun kehutanan demi kemajuan wilayah desa itu sendiri.
Selain kegiatan sosialisasi juga diadakan game kecil, pemberian hadiah kepada penyuluh jika penyuluh tersebut bisa menjawab perranyaan yang diajukan oleh kepala/koorrdinator BPK masing-masing.
IMG_20160614_130503
IMG_20160614_130545 
IMG_20160614_130646
 IMG_20160614_112632
 IMG_20160614_112958 
IMG_20160614_113028
semangad penyuluh...menuju bangka barat hebat 2021

Minggu, 29 Mei 2016

Sukses Pilot Project Kerapu Cantik di Desa Bakit Kecamatan Parittiga

Ketergantungan masyarakat di Kepulauan Bangka Belitung pada potensi perikanan tangkap yang memiliki keterbatasan dan potensi penambangan timah yang tidak terbarukan, diupayakan untuk diminimalisir dengan pengembangan sektor-sektor lain yang dapat menunjang perekonomian. Salah satu sektor perikanan yang mulai dikembangkan sebagai alternatif  sumber pencaharian masyarakat di kabupaten Bangka Barat adalah budidaya perikanan laut.


Setelah sukses dengan budidaya kerang darah di kecamatan Muntok, Dinas Kelautan dan Perikanan kabupaten Bangka Barat menginisiasi pengembangan budidaya perikanan laut berbasis teknologi karamba jaring apung HDPE dengan sistem demplot untuk budidaya ikan kerapu cantik.

Kelompok Bakit Sejahtera di desa Bakit Kecamatan Parittiga menjadi pilot project pengembangan budidaya ikan kerapu cantik di kabupaten Bangka Barat. Pada hari Sabtu, 28 Mei 2016 lalu, kelompok ini telah  berhasil mencapai langkah sukses pertamanya dengan melaksanakan panen partial.Benih ikan kerapu cantik sebanyak 2500 ekor yang ditebar untuk 10 unit KJA pada bulan November 2015 ini mencapai ukuran 400-500 gram per ekor sebanyak 350 kg atau ± 700 ekor ikan kerapu cantik. Panen yang dilakukan oleh kelompok Bakit Sejahtera dengan disaksikan oleh Pejabat Dinas Kelautan Perikanan Kabupaten Bangka Barat dan Karantina ikan serta Perangkat Desa setempat ini langsung di ekspor melalui eksportir di Kijang, Kepulauan Riau.


Keberhasilan ini menciptakan harapan baru pengembangan potensi laut di Bangka Barat. Beberapa kelompok serupa bermunculan untuk ikut serta mengembangkan potensi budidaya laut yang terabaikan selama ini. Pengembangan perikanan budidaya di laut diharapkan memberikan dampak positif pada meningkatnya kepedulian terhadap perairan laut dan menjadi barier pada eksploitasi tambang yang kurang ramah lingkungan. Semoga langkah cemerlang ini menjadi awal yang baik untuk kesejahteraan masyarakat perikanan di masa mendatang.

Rabu, 04 Mei 2016

Mengikuti Seminar Nasional Ke-VI di Universitas Brawijaya Malang


Dalam rangka peningkatan kualitas SDM tersebut, khususnya SDM Aparatur, salah satu upaya penting yang diusahakan terus-menerus dilakukan adalah peningkatan SDM melalui Diklat, Seminar, Pelatihan ataupun Bimbingan Teknis (bimtek). Sehingga sebagai penyuluh perikanan sangat diperlukan juga untuk berperan aktif dalam kegiatan di atas agar kualitas SDMnya meningkat.

Hasil penelitian bidang perikanan dan kelautan sangat diharapkan mempunyai peran penting dalam upaya pengelolaan sumberdaya laut Indonesia. Konsep Indonesia sebagai poros maritim merupakan salah satu strategi pengembangan dan pembangunan yang secara garis besar dapat dimaknai sebagai upaya memaksimalkan potensi laut Indonesia untuk kemakmuran bangsa. Hasil kajian ilmiah bidang perikanan dan kelautan di Indonesia diharapkan dapat menjadi salah satu data dan informasi dasar dalam mengembangkan konsep Indonesia sebagai poros maritim.


Kegiatan Seminar Nasional Perikanan dan Kelautan yang diselenggaranakan oleh Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya ini merupakan kegiatan tahunan, sekaligus merupakan rangkaian kegiatan Dies Natiles Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya yang diharapkan mampu menjadi wadah para peneliti perikanan dan kelautan di Indonesia dalam berinteraksi dan menyampaikan hasil-hasil kajian ilmiah bidang perikanan dan kelautan yang dapat membantu pemerintah Indonesia dalam upaya mengelola sumberdaya perikanan dan kelautan secara berkelanjutan. Di tahun 2016, Seminar Nasional Perikanan dan Kelautan ini merupakan kegiatan seminar ke-6 yang bertemakan “Peran Hasil Penelitian Perikanan dan Kelautan dalam Mendukung Indonesia Sebagai Poros Maritim di Era Masyarakat Ekonomi ASEAN”.

Tujuan mengikuti kegiatan Seminar Nasional Perikanan dan Kelautan VI Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya Malang adalah dalam rangka meningkatkan kualitas SDM penyuluh perikanan, berinteraksi dan menyampaikan hasil-hasil kajian ilmiah bidang perikanan dan kelautan yang dapat membantu pemerintah Indonesia dalam upaya mengelola sumberdaya perikanan dan kelautan secara berkelanjutan.


Sasaran atau peseta Kegiatan Seminar Nasional Perikanan dan Kelautan VI Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya Malang adalah sebanyak 147 orang yang berasal dari seluruh wilayah Indonesia, dimana terdiri dari: peneliti, dosen, swasta, pemerintah dan mahasiswa.


Manfaat dari kegiatan Seminar Nasional Perikanan dan Kelautan ke-6 di Universitas Brawijaya Malang adalah mampu menjadi wadah para peneliti perikanan dan kelautan di Indonesia dalam berinteraksi dan menyampaikan hasil-hasil kajian ilmiah bidang perikanan dan kelautan yang dapat membantu pemerintah Indonesia dalam upaya mengelola sumberdaya perikanan dan kelautan secara berkelanjutan.


Materi Kegiatan Seminar Nasional Perikanan dan Kelautan VI Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya Malang adalah:
Hari Pertama, Selasa 3 Mei 2016 bertempat di Universitas Brawijaya Malang:
-       Pendaftaran ulang atau regristasi dan pelunasan pembayaran pendaftaran baik untuk peserta ataupun pemakalah
-       Pembagian peserta pemakalah menjadi beberapa komisi sesuai dengan bidang yang akan di presentasikan makalahnya.
-       Pembagian peralatan (notebook, pena, map plastik dsb) sebagai alat bantu untuk kegiatan Seminar Nasional Perikanan dan Kelautan ke-6 di Universitas Brawijaya Malang
-       Pemberian informasi denah dan lokasi untuk kegiatan Seminar Nasional Perikanan dan Kelautan ke-6 di Universitas Brawijaya Malang
Hari Kedua, Rabu 4 Mei 2016 bertempat di Gedung Widyaloka dan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya Malang:
-       Pembukaan
-       Menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Universitas Brawijaya Malang
-       Penyampaian informasi dari pihak panitia kegiatan Seminar Nasional Perikanan dan Kelautan ke-6 di Universitas Brawijaya Malang
-       Pidato Dekan Fakultas Perikanan Universitas Brawijaya Malang oleh Bu Diana Arfiati
-       Penyampaian materi inti oleh:
1.   Prof. Dr. Ir. Indroyono Susilo, M.Sc (Pakar Kelautan dan Penginderaan Jauh) - Direktur Sumberdaya Perikanan dan Aquakultur Organisasi Pangan Dunia (FAO) 2011-2014 - Menko Bidang Maritim 2014-2015 - Dewan Pengawas MAPIN
2.   Dari Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia
3.   Dr. Ir. Maftuh, M.Si (Dosen dan Peneliti Bidang Budidaya Perairan FPIK Universitas Brawijaya) - Sekretaris LPPM Universitas Brawijaya
-       Presentasi pemakalah sesuai dengan bidang komisi (kelautan, akuakultur/ budidaya, teknologi hasil perikanan, teknologi penangkapan ikan,agrobisnis perikanan, sumberdaya akuatik, abstrak poster)
-       Penutupan
-       Pembagian sertifikat

Jumat, 15 April 2016

Anjangsana ke Pembudidaya di Desa Airgantang (Part 2)


Anjangsana kali ini masih di laksanakan di Desa Airgantang Kecamatan Parittiga tepatnya di jalan Kebun Ubi Dusun Penganak. Wilayah Kebun Ubi memiliki jalan yang relaif sulit dijangkau dengan sepeda motor biasa, dalam hal ini yang biasanya saya pakai untuk ke lapang. 


Alhasil dengan di antar suami dan anak, kami menuju wilayah binaan saya ini dengan mengendarai mobil. Sesampainya di rumah ketua RT Kebun Ubi yaitu Sofan yang tenyata masih sangat muda dan memiliki semangat yang tinggi untuk memajukan desanya, kami berganti kendaraan dengan memakai motor Xtrail milik pak RT. Hal ini dikarenakan medan yang sulit dijangkau disaat musim hujan, jalanan tidak beraspal, berupa tanah merah yang licin dan berpasir.


Kami menuju salah satu rumah warga di wilayah ini yang memiliki kolam bekas galian tambang timah di depan rumahnya. Beliau pernah melakukan budidaya dengan karamba tancap, tapi seringkali tidak berhasil karena ikan yang dipelihara sering hilang dicuri orang. Hal ini disebakan karena letak kolam yang memang persis di pinggir jalan utama di desa tersebut, serta seringkali orang sengaja memancing di kolam bekas galian timah tersebut.


Para pemuda di Kebun Ubi berencana menghidupkan kolam bekas galian timah yang dirasa memiliki kesesuaian tempat untuk usaha budidaya ikan air tawar. Jadi mereka dengan swadaya sendiri berencana mengembangkan budidaya ikan air tawar di kolam bekas galian timah tesebut. Semoga niat baik mereka untuk mengembangkan dan memajukan desanya dapat terlaksana dan terealisassikan dengan lancar dan sukses.

Kamis, 14 April 2016

Anjangsana ke Pembudidaya di Desa Airgantang (Part 1)

20160403_113159
Kali ini saya, sebagai penyuluh yang wilayah binaannya di Kecamatan Parittiga Kabupaten Bangka Barat turun ke lapang tepatnya di desa Airgantang. Bapak Asmadi yang merupakan salah satu ketua RT di desa tersebut telah lama mengggeluti usaha budidaya. Hal ini dibuktikan dengan adanya beberapa petak kolam tanah yang ada di samping rumah beliau. 

Pada awalnya usaha budidaya tersebut berjalan lancar, akan tetapi sempat mengalami penurunan dan bahkan berhenti. Saat ini dengan antusiasme yang tinggi beliau ingin menghidupkan lagi usaha budidayanya tersebut.

Sangat disayangkan jika tidak dikembangkan lagi, bukankah media atau tempat budidaya sudah ada, tingggal bagaimana cara membudidayakan, perlakuan, sistem pakan, saluran airnya dan manajemen pemasarannya yang harus diperbaiki dan ditingkatkan. Semoga tetap semangat ya, pak. Kami sebagai penyuluh moga bisa mendampingi, saling sharing informasi pengetahuan demi perkembangan dan suksesnya budidaya yang bapak lakukan.